THE READ ALOUD HANDBOOK

Identitas Buku

  • Penulis            : Jim Trealease
  • Cetakan           : 1 dalam terjemahan Bahasa Indonesia
  • Penerbit           : Noura. PT Mizan Publika
  • Harga              : Rp. 89.000,-
  • Edisi                : ke 8 terbit 2019 yang diedit oleh Cindy Giornis

Ikhtisar Buku

            Kita harus memastikan bahwa pengalaman awal anak dalam hal membaca itu tidak menyakitkan, sehingga mereka akan senantiasa gembira mengingat pengalaman tersebut, kini dan selamanya. Namun, jika pengalaman-pengalaman awal itu terus-menerus menyakitkan, kita hanya akan menciptakan pembaca di jam sekolah, alih-alih pembaca seumur hidup.

Jim mengisahkan seorang anak dari kota kecil di Amerika yang menjadi salah satu anak yang berhasil memperoleh nilai sempurna dalam ujian masuk perguruan tinggi. Hal ini menjadi magnet untuk  Orang lain memberondong orangtua anak tersebut dengan berbagai pertanyaan dari orang orang di amerika tidak terkecuali para wartawan mengenai kursus apa yang diikuti. Ternyata, yang dilakukan orangtua anaktersebut  hanyalah mengikutkan anaknya program gratis sejak anak ini bayi yaitu membacakan nyaring selama 30 menit setiap malam, setiap tahun hingga mereka bisa membaca sendiri dan buku-buku tersebut dipinjam dari perpustakaan secara gratis.

            Ada 2 formula sederhana, ketika anda ingin menjadi pembaca yang piawai;

  1. Semakin banyak yang and baca, anda akan semakin lebih memahaminya. Dan ketika anda sudah lebih paham, anda akan lebih menyukainya. Dan semakin anda menyukainya, anda akan semakin melakukannya.
  2. Semakin banyak yang and abaca, semakin banyak yang anda ketahui. Semakin banyak yang anda ketahui, semakin pintar anda tumbuh.

Kegiatan sederhana membacakan buku kepada anak menjadi sesuatu yang efektif, bisa diibaratkan seperti halnya tonggak kayu yang sangat penting sebagai penyokong utama berdirinya sebuah rumah, kata kata adalah struktur utama untuk pembelajaran, dan hanya ada 2 cara yang efisien untuk memasukkan ke benak seseorang

  1. Melalui Mata
  2. Melalui Pendengaran

Bagi anak yang siap menggunakan mata untuk memasukkan kata kata tersebut, maka sumber terbaik bagi ide dan pembangunan otak adalah telinga. Apa yang kita kirimkan ketelinga akan menjadi pondasi kuat bagi seluruh otak si anak. Suara- suara yang penuh arti ditangkap telinga akan membantu anak memahami kata kata yang didapatkan melalui mata pada saat anak belajar membaca nanti.

Alasan kita membacakan buku kepada anak sama halnya dengan kita berbicaradengan anak, yaitu untuk;

  1. Memberikan kepastian
  2. Menghibur
  3. Menjalin Ikatan
  4. Memberikan Informasi atau penjelasan
  5. Membangkitkan Rasa ingin tahu
  6. Memberi Inspirasi
  7. Membangun KOsakata
  8. Mengkondisikan otak anak untuk mengasosiasikan membaca dengan kebahagiaan
  9. Menciptakan Informasi yang berfungsi sebagai latar belakang
  10. Memberikan sosok panutan Gemar membaca
  11. Menenem Kegemaran membaca

Ada dua fakta dasar dari membaca untuk kehidupan yang diabaikan dalam banyak lingkup pendidikan, tetapi tanpa kedua prinsip ini berjalan berdampingan, yang lain tidak bisa dijalankan,

  1. Membaca itu adalah manusia itu suka hal yang menyenangkan
  2. membaca adalah suatu keahlian yang didapat perlahan-lahan.

Mengingat membaca merupakan suatu keahlian yang didapat perlahan-lahan. Kapan kita memulai dan mengakhiri membacakan buku?. Membacakan buku bisa dimulai sedini mungkin bahkan saat dalam kandungan hingga kapan pun sampai anak merasa cukup bahkan beberapa anak masih tertarik untuk dibacakan buku sampai dewasa. Dalam membacakan buku kepada anak, ada beberapa tahapan yang dapat dilakukan,

Pilihan buku di tahun pertama usia anak sebaiknya buku yang menstimulasi penglihatan dan pendengarannya—gambar-gambar penuh warna dan bunyi-bunyi menyenangkan yang dengan mudah menarik perhatian seorang anak. Selain itu buku yang berima juga sangat disarankan untuk dibacakan pada tahapan pengenalan awal membaca. Semakin bertambahnya usai jenis buku dapat mulai disesuaikan sampai anak menuju jenjang sekolah rentang usai kelas 4 anak dapat mulai dikenalkan dengan buku ber BAB.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan saat membacakan buku kepada anak, antara lain:

  1. Mulai membacakan buku sesegera mungkin, semakin dini anda mulai semakin mudah dan semakin baik.
  2. Gunakan rima dan lagu untuk menstimulasi bahasa dan pendengaran si bayi.
  3. Mulailah dengan ilustrasi hitam putih kemudian beralih ke bergambar dan berwarna cerah.
  4. Pilihlah buku buku yang memuat pegulangan, ketika mereka tumbuh besar, tambahkan buku yang memiliki rima yang mudah ditebak.
  5. Semakin banyak waktu anda dan anak, semakin sering membacakan buku, semakin baik.
  6. Mulailah dengan buku bergambar yang memiliki teks sedikit dalam satu halaman, kemudian perlahan beralih pada buku yang memiliki teks semakin banyak .
  7. Variasikan topik pembahasan buku, contoh ada buku fiksi maupun non-fiksi.
  8. Libatkan anak anak , mis; meminta anak untuk membuka halaman selanjutnya.
  9. Biasakan menyebutkan nama pengarang dan Ilustrasi dari buku.
  10. Sebelum membaca ajak anak berdiskusi tentang buku dari ilustrasi cover
  11. Sepanjang membaca jangan lupakan para pendengar, tetap libatkan atau ajak berinteraksi.
  12. Ketika sudah memilih buku, biasakan untuk menyelesaikan bacaan buku tersebut kecuali buku tersebut tidak rekomendasi/ buruk.
  13. Hindarikan kalimat deskripsi yang panjang sebelum imajinasi dan rentang perhatian anak bisa menangani kalimat semacam ini
  14. Buat penasaran dengan melanjutkan bacaan pada pertemuan selanjutnya, dengan memilih bagian yang tepat untuk menunda
  15. Persiapan pra membaca dengan baik, sehingga pada saat membacakan pendengar dapat menikmati
  16. Luangkan waktu untuk diskusi
  17. Kenalkan dan hidupkan penulis beserta karyanya
  18. Gunakan Alat peraga jika diperlukan untuk lebih mendukung suasana
  19. Carilah kiat atau cara untuk menenangkan anak yang cukup aktif, missal diberikan crayon, kertas, atau pensil yang menarik anak.
  20. Terjadwal
  21. Jadilah Role Model
  22. Kurangi TV dan atur untuk jadwal TV

Jangan pernah menggunakan buku sebagai ancaman, buat anak senang dan nyaman dalam membaca buku sehingga anak dapat mencintai buku. Dan salah satu tujuan dari membaca nyaring adalah mennginspirasi anak anak untuk mencintai buku, sehingga anak menjadi gemar dalam membaca buku.

Oleh : Dewi Sartika, S.Pd.

Share Yuk ...

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Replay