Delapan Aturan Komunikasi Dengan Pasangan

Komunikasi itu, perpaduan antara ilmu, seni, dan pengalaman. Termasuk dalam hal ini, komunikasi antara suami dan istri dalam kehidupan sehari-hari. Butuh ilmu, namun juga sentuhan seni serta praktik nyata, untuk mewujudkan suasana komunikasi yang menyenangkan dan melegakan.

            Agar komunikasi antara suami dan istri bisa efektif dan menyenangkan, ada delapan aturan yang harus diperhatikan oleh suami dan istri.

            Aturan Pertama : Lakukan Komunikasi dengan Landasan Cinta

            Suami dan isteri hendaknya selalu mengembangkan perasaan cinta dan kasih sayang di antara mereka. Dengan landasan cinta inilah akan muncul suasana komunikasi yang menyenangkan dan melegakan kedua belah pihak.

            Aturan Kedua : Pahami Ragam Komunikasi

            Hendaknya suami dan isteri mengetahui, bahwa komunikasi itu bukan hanya berbicara. Komunikasi adalah menyampaikan pesan secara tepat, maka media yang digunakan bisa beraneka macam.

            Aturan Ketiga : Miliki Sikap Empati

            Yang dimaksud dengan empati adalah memposisikan diri pada situasi perasaan dan pikiran yang sedang dialami pasangan. Jangan memaksakan kehendak kepada pasangan, atau memaksa pasangan berpikir dan merasakan seperti situasi pikiran serta perasaan dirinya.

            Aturan Keempat : Komunikasi Secara Fleksibel

            Hendaknya suami dan isteri bisa fleksibel dalam gaya komunikasi. Suatu ketika komunikasi memerlukan suasana dan gaya yang serius, namun ada kalanya lebih efektif menggunakan suasana dan gaya yang santai, tergantung materi pembicaraan dan tujuan dari komunikasi yang dilakukan.

            Aturan Kelima : Bersedia Menjadi Pendengar yang Baik

            Jangan menguasai komunikasi dengan terlalu banyak bicara dan tidak mau mendengar. Hendaknya suami dan isteri mampu menjadi pendengar yang baik bagi pasangannya.

            Aturan Keenam : Jangan Menyakiti Hati Pasangan

            Komunikasi akan membuat bahagia, apabila menjauhi kalimat dan gaya bahasa yang menyakiti hati pasangan, atau menyinggung perasaannya. Ketika komunikasi dilakukan dengan arogan, banyak caci maki, umpatan, celaan, maka akan semakin menjauhkan dengan pasangan.

            Aturan Ketujuh : Memilih Waktu, Tempat, dan Suasana  yang Tepat

            Komunikasi akan lebih nyaman apabila dilakukan pada waktu yang tepat, tempat yang kondusif, dan suasana yang mendukung. Pilih waktu, suasana, dan tempat yang tepat untuk mendukung kelancaran berkomunikasi, terutama apabila materi komunikasi menyangkut hal yang sangat serius atau hal-hal yang besar.

            Aturan Kedelapan : Tegaskan Sikap, Bahwa Anda Mencintainya

            Apapun yang sedang terjadi, pertegas sikap anda, bahwa anda mencintainya. Dalam situasi lapang maupun sempit, dalam keadaan tanpa masalah maupun sedang banyak masalah, suami istri tetap harus saling mencintai dan menyayangi. Pertegas sikap cinta anda, dan biarkan pasangan anda mengerti dan meyakini bahwa anda sangat mencintai dan memerlukannya

Sumber : Cahyadi Takariawan

Oleh : Laila Fina Jayanti, S.Pd.

Share Yuk ...

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Replay