Seruling Pena

Aku terbelenggu

Diikat suratan pemangku

Mataku sayu

Ditutup

Meja Biru

Padi-padi melayu

Membeli, memangku

Perasan keringatku

Penaku hanya menari

Bernyanyi syahdu

Menoreh realita, yang tak pernah kupinta

Seruling menjamu

Menyambut embun titisan renungan

Di hamparan dedaunan

Di tengah keindahan

Menyambut diri dan dikau di pagi terang

Jalan terang, penuh kesyukuran

Tafakurkan tersyungkur

Di hamparan gelombang

Mamandangi negeri tanah mimpi

Memangku dahaga

Menoreh cerita

Memancarkan pelita

Saat semua terpana

Dongeng indahnya

Berbisik di pangkuan Sang Pencipta

Aku datang dengan genggaman

Pantang ku pulang dengan kematian

Aku datang dengan kesyukuran

Pantang ku pulang dengan kesedihan

Cahaya terang pastilah datang

Walau kau pasang berjuta rintang

Merah putih tetap berkibar

Di setiap denyut nadi

Pena-pena kami

Oleh : Al ‘Ansori, S. Pd.

Share Yuk ...

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Replay