Ibuku, Duniaku

Kita dilahirkan ke dunia yang indah ini oleh seorang wanita tangguh dan hebat, yakni seorang Ibu.

            Ibu bukanlah wanita yang hanya melahirkan anaknya saja ke dunia, tetapi ibu juga merupakan wanita yang rela berjuang serta berkorban untuk anak-anakanya. Apapun itu.

            Ibu merupakan mentari untuk anak-anaknya. Sinarnya akan selalu menghangatkan.

Ibu bagaikan rembulan untuk anak-anknya. Cahayanya akan selalu menerangi dalam kegelapan.

            Seorang ibu tidak pernah memikirkan dirinya sendiri. Seorang ibu tidak pernah menghiraukan kepentingannya sendiri.

            Ketika orang lain bisa duduk dan tidur dengan tenang, seorang ibu justru mendedikasikan dirinya untuk anak-anaknya. Dengan segenap hati seorang ibu mengurus anak-anaknya, dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang yang besar seorang ibu memberikan dan memenuhi semua kebutuhan dan keinginan anak-anaknya.

            Adalah benar,,, jika seorang ayah bekerja mencari nafkah di luar rumah untuk anak dan keluarganya. Kita semua tentunya mengetahui bahwa perjuangannya sangat besar, rasa lelah pun setiap saat ia rasakan.

            Namun,,, bahkan meskipun seorang ibu hanya bertugas mengurus anak dan rumah tangganya, tetapi perjuangan dan pekerjaannya justru lebih berat. Dari awal matanya terbuka sampai terpejam kembali, seorang ibu tidak henti-hentinya bekerja. Ia mengurus hampir semua hal untuk kepentingan keluarganya.

            Apakah seorang ibu pernah mengeluh? Tidak, ia bukanlah wanita yang lemah, ia bukanlah wanita yang mudah menyerah, karena seorang ibu akan berusaha kuat demi anak-anak dan keluarga yang dicintainya.

            Bagi seorang ibu, anak merupakan permata hati dan harta yang paling berharga di dunia ini. melihat anaknya bahagia dan bisa mencapai apa yang diinginkannya merupakan kebahagiaan yang luar biasa bagi seorang ibu.

            Kebahagiaan seorang anak adalah kebahagiaan seorang ibu. Kesedihan seorang anak adalah kesedihan juga untuk seorang ibu. Perjuangan dan pengorbanan setiap ibu tidaklah sama, namun perannya dalam merawat dan mendidik anak-anaknya semuanya sama.

            Hampir setiap pagi seorang ibu selalu melakukan rutinitas yang sama. Setiap ibu memiliki harapan dan impian yang sama terhadap anak-anaknya. Mereka berharap bahwa anak yang dicintainya bisa mencapai apa yang dicita-citakannya.

            Setiap usaha, kerja keras, tetes keringat yang dikeluarkan oleh seorang ibu merupakan kehidupan untuk anak-anaknya. Ibu adalah sumber kekuatan untuk anak-anaknya dan ibu adalah rumah tempat pulang untuk anak-anaknya. Jasa dan pengorbanannya tidak bisa kita balas meskipun dengan sekarung emas sekalipun.

            Hanya bakti, yang mampu kita beri. Hanya doa yang bisa kita pinta kepada yang Maha Kuasa. Hanya rasa kasih yang bisa kita persembahkan.

            Sayangi dan cintailah dirinya seperti ia menyayangi dan mencintai kita. Sayang dan cintanya seorang ibu untuk anak-anaknya.

Oleh : Sri Datuniati, M.Pd.

Share Yuk ...

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Replay