Mengurus Anak Itu Mudah (?)

Mengurus anak itu mudah, kalau hanya diberi makan sampai kenyang cukup sudah.

Tapi ternyata bukan tentang itu saja,

ada tanggung jawab dari mana asal harta untuk membeli makanannya.

Apakah bersumber halal? Atau merampas hak manusia lainnya.

Karena inilah yang nanti akan mengalir di dalam darahnya.

Mengurus anak itu mudah, kalau rapi, dan bersih cukup sudah.

Tapi ternyata bukan tentang itu saja.

Sejak baru lahir, fisik kita diuji untuk tahan menggendong tiap kali akan memandikan mereka, padahal bekas jahitan masih sakit luar biasa.

Beranjak bisa berjalan, kita diuji kembali untuk ikut membersihkan sambil kejar-kejaran.

Semakin tahun, semakin bisa berkata “TIDAK”, ajakan mandi pun menjadi hal yang setiap hari bisa diperdebatkan.

Sedangkan hati? Oh jelas, semua itu adalah tantangan hati dan emosi agar tetap kita lakukan setiap hari tanpa perlu selingan marah-marah.

Mengurus anak itu mudah, kalau hanya diberi nonton biar anteng diem nurut lalu beres sudah.

Tapi ternyata bukan tentang itu saja,

Adalah amanah kita, untuk mendidik mereka sebaik yang kita bisa,

membesarkan sesuai fitrahnya,

memberikan pendidikan yang mumpuni untuk tumbuh kembangnya,

memenuhi hatinya agar kelak tidak liar mencari perhatian kepada lawan jenisnya.

Menjaga akhlaknya agar nanti sikap baik itu tidak hanya untuk dirinya saja, tapi juga memberi manfaat kebaikan bagi alam semesta.

Sungguh mengurus anak ini bukanlah hal yang mudah,

Perlu banyak tangan agar bisa menjaganya hingga dewasa,

dalam perjalannya pun akan membuat kita mengeluarkan banyak energi hingga ingin menyerah.

karena itu wahai Bunda,

balasan yang diberikan pun adalah bergunung-gunung pahala.

Oleh : Devi Eka Farah Azizah

Share Yuk ...

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Replay