10 Tips Mengatasi Anak Balita Susah Makan

  • Sabar

            Ingatlah bahwa ternyata 30% anak,melalui fase tidak menginginkan makanan apapun. Banyak alasan seperti gigi tumbuh, perut tidak enak, hingga tidak suka dengan menu yang dihidangkan.

  • Makan Bersama

            Waktu makan adalah waktu terpenting bagi keluarga untuk fokus berkomunikasi dan mempererat bonding. Ajak si kecil makan bersama, dengan begitu ia dapat meniru apa yang anda makan.

  • Rutinitas

            Anda dapat menciptakan rutinitas wajib, misalnya makan 3 kali sehari, pukul 07.00, pukul 12.00 dan pukul 19.00serta beberapa cemilan di sela waktu tersebut.

  • Batasi Minum   

            Terlalu banyak minum dapat membuat perut si kecil terasa cepat kenyang, Untuk itu, sebaiknya anda membatasinya (minum susu atau jus mendekati jam makan).

  • Teruslah Berusaha

            Sudah dari zaman nenek moyang, bila Anda diminta memilih makanan yang manis dan pahit. Pastinya Anda memilih makanan yang manis atau makanan yang biasa anda makan. Begitu pula dengan Balita, bila ingin memberikan makanan baru, Anda dapat mencoba menawarkan setidaknya 10-14 kali.

  • Hindari Porsi Terlalu Banyak

            Si kecil memiliki porsi makan yang berbeda dengan orang dewasa. Jangan berikan terlalu banyak. Anda cukup memberinya sedikit sesuai porsinya.

  •  Memasak Bersama

            Tidak hanya makan bersama, Anda juga bisa mengajak si kecil masak bersama. Cara ini dipercaya meningkatkan bonding dan membuatnya ingin makan makanan yang sudah ia buat.

  • Hindari  “Sogokan

            Sebaiknya, hindari memberikan permen atau makanan manis bila si kecil dapat menghabiskan makanannya dengan baik. Anda dapat memujinya karena si kecil makan hingga piringnya bersih.

  • Si kecil Akan Makan

            Ketika lapar si kecil pasti akan makan, untuk mengekspresikan rasa lapar balita berbeda-beda. Ada yang menangis, memegangi perut, atau menunjuk makanan tertentu yang ia minta. Bisa jadi hal ini dapat membuat anda kehilangan kesabaran. Tapi ini lebih baik, daripada Anda memaksanya makan hingga menangis.

  • Bantuan Ahli

            Apabila si kecil menunjukkan gejala-gejala yang janggal, seperti perubahan perilaku (kelelahan, pencernaannya bermasalah, atau berat badannya menurun drastis) berkonsultasilah kepada dokter atau ahli nutrisi.

Oleh: Ustadzah Ima

Share Yuk ...

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Replay