Mempersiapkan Diri Untuk Mesin Duplikat yang Tercanggih

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, begitu bunyi dari sebuah pepatah yang mengartikan hal yang menurun dari orangtua kepada anaknya pasti akan ada kemiripan diantara keduanya. Seperti halnya anak harimau akan belajar menerkam mangsa selayaknya induk harimau, anak ayam akan belajar mengorek makanan di tanah manakala induknya mengorek tanah, anak kucing akan membersihkan dirinya dengan jilatan seperti induk dari sang kucing. Sebagaimana sebuah kalimat bahwasannya seoarang anak adalah cerminan dari orangtuanya.

Begitu juga dengan buah hati kita, ketika kita menginginkan anak anak kita seperti seorang sahabat Rosulullah SAW yang sopan layaknya seorang Ja’far bin abu Thalib, atau seorang yang dermawan seperti Abu bakar/ Ustman bin Affan, atau menginginkan seorang anak yang pemberani layaknya seorang Umar bin Khattab, ataupun seorang anak yang cerdas secerdas Ali bin abi Thalib. Apa yang harus kita lakukan untuk membentuk anak anak sesuai dengan harapan kita.

Semua orangtua pasti menginginkan anak anaknya menjadi seorang sesuai dengan harapan orangtuanya; anak yang baik, cerdas, rajin semua hal yang positif dalam hidup, Bahkan ketika kita berprilaku yang bertolak dari hal tersebut kita berharap kepada anak anak kita untuk tidak mengikuti jejak kita, itulah keegoisan diri kita sebagai orangtua. Kita berharap anak anak menjadi seoarang yang berbudi  tetapi apakah kita sudah melakukan hal sesuai untuk harapan kita tersebut.

Seorang anak adalah Peniru yang yang kuat, dan jika dia meniru dalam jangka waktu yang panjang dan berulang ulang, maka karakter itu akan tumbuh menjadi karakter mereka. Dari sini kita bisa petik, jika kita menginkan anak anak yang luar biasa, hal apa yang harus kita lakukan sebagai orangtua. Ketika kita menginkan seoarang anak yang bertutur lembut akankah kita teriak ketika berbicara dengan mereka, ketika kita menginkinkan anak yang disiplin akankah kita membiasakan diri terlambat, ketika kita ingin anak kita tidak bermain fisik akankah kita berdamai dengan tangan kita saat unctrol dating kepada kita. Self Reminder, untuk kita para orangtua. Perilaku seperti apakah yang ingin kita tirukan ingin kita miripkan dan kita contohkan untuk anak anak kita. Semoga kita selalu semangat untuk berubah lebih baik dan memberikan contoh yang terbaik untuk generasi penerus kita, untuk asset akherat kita.

Oleh : Dewi Sartika, S.Pd

Share Yuk ...

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Replay