Ini Dia, 4 Kuadran Sukses Mendidik Anak Menghafal Al Qur’an

Setiap orang tua menginginkan anaknya menjadi manusia terbaik. Siapakah manusia terbaik itu? Ia adalah orang yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya. Para penghafal Qur’an akan memberikan fadhilah pada hari kiamat memakaikan mahkota kehormatan kepada kedua orang tuanya.

Berikut adalah 4 kudran penunjang sukses mendidik anak dalam menghafal Al Qur’an.

  1. Kuadran Orang Tua

Kedua orang tua harus kompak meniatkan diri sejak dini bahkan sebelum menuju jenjang pernikahan, bahwa mereka menginginkan anak penghafal Al Quran. Lalu mensejajarkan harapan tersebut dengan do’a kepada Allah SWT dan ikhtiar yang kuat untuk mencapai niat tersebut. Setiap cita – cita mulia akan menghadapi godaan, dan godaan yang utama dari semua perbuatan baik bermula dari syaitan. Bentengi diri dan keluarga dari godaan syaitan dengan memohon perlindungan kepada Allah SWT dengan memberikan segala sesuatu yang halal dan baik.

  1. Kuadran Anak

Anak adalah cermin dari kedua orang tuanya. Maka keinginan dan harapan orang tua hendaknya menjadi cita – cita dan harapan sang anak pula. Pada hakikatnya anaklah yang akan menjalani semua proses belajar menghafal Al Qur’an, maka menanamkan cita – cita orang tua pada anak akan membuat dirinya menikmati waktu – waktu mereka dalam menghafal Al Qur’an. Jadikan Al Qur’an bagian dari hobi dan kesenangan anak tanpa harus mengurangi fitrohnya sebagai anak dalam bermain dan bergembira.

  1. Kuadran Lingkungan

Tidak ada hasil tanpa usaha yang baik dan maksimal. Setelah cita – cita anak sejajar dengan harapan orang tua, maka tahap berikutnya adalah mencarikan guru, tempat, dan teman – teman yang baik dalam menghafal Al Qur’an. Guru terbaik dengan metode baca Quran yang baik pula akan mempercepat proses anak dalam belajar. Sedangkan tempat yang kondusif akan memberi dampak psikologis yang positif dan konsentrasi kepada anak. Tempat belajar Al Qur’an yang paling utama adalah dirumah, sekolah atau rumah tahfidz khusus belajar Al Qur’an juga dapat menjadi stimulus anak dalam belajar. Di sekolah atau rumah tafhidz Al Qur’an, anak akan mendapati teman – teman yang satu visi dengannya. Ini dapat menjadi faktor dominan dalam menentukan karakternya. Rasulullah SAW pernah ditanya tentang bagaiana cara menilai kebaikan seseorang, beliau menjawab, “Lihatlah bagaimana teman – temannya”.

  1. Kuadran Allah SWT

Tidak ada yang mampu mendatangkan kebaikan melainkan dengan kekuasaan Allah SWT, dan tak ada yang mampu menolak segala keburukan melainkan dengan kekuasaan-Nya. Usaha – usaha untuk mendatang kebaikan dari Allah SWT dapat dilakukan dengan memperbanyak amalan ibadah wajib dan sunnah, shalat malam, bersedekah, tilawah Al Qur’an, Karena itu, setelah segala usaha diatas dilakukan, maka sebaik – baik amalan adalah berdo’a memohon kepada Allah SWT untuk diberikan ilmu. Ilmu adalah bagian dari rizqi yang datangnya hanya dari Allah SWT.

Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar bagi orang tua mukmin, selain rezeki Allah berupa seorang anak penghafal Al Qur’an. Itulah 4 kuadran sukses mendidik anak menghafal Al Qur’an. Segala kebaikan datangnya dari Allah SWT. Semoga bermanfaat.

 

Oleh : M. Arifin Sadipan, SE

Share Yuk ...

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Replay