Memaknai Sakit

Sakit….

 

Sakit itu, Dzikrullah, orang yang menderita sakit akan lebih sering menyebut Asma Allah dibandingkan ketika dalam sehatnya.

 

Sakit itu, Istighfar, dosa-dosa akan mudah teringat jika datang sakit. Sehingga lisan terbimbing untuk memohon ampun.

 

Sakit itu, Tauhid, karena saat kita menderita sakit yang parah, kalimat thayyibah yang akan terus digetarkan.

 

Sakit itu, muhasabah, kita lagi sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri dalam sepi. Menghitung-hitung bekal untuk kembali kepada yang menciptakan.

 

Sakit itu berjuang, ketika kita sakit tidak boleh menyerah/kalah berjuang demi kesembuhan.

 

Sakit itu, Nasihat, yang sakit mengingatkan yang sehat dan yang sehat menghibur yang sakit agar mau bersabar.

 

Sakit itu, Silaturahim, saat menjenguk, bukankah keluarga yang jarang bertemu akhirnya datang menjenguk. Penuh senyum dan rindu mesra? Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah.

 

Sakit itu, memperbaiki Akhlaq, kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut, dan tawadhu’

 

Mudah-mudahan yang sedang sakit segera disembuhkan oleh Alloh Swt.

 

 

Oleh : M. Jamalludin

Share Yuk ...

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Replay